Kajian Tempat Penjemuran Ikan di Kampung Nelayan Kenjeran

Fifinella Fifinella Fifinella

Abstract


Surabaya merupakan kota pesisir dimana sebagian besar pendapatannya juga berasal dari hasil laut. Surabaya memilki kampung nelayan yang terkenal yaitu kampung nelayan kenjeran. Sayangnya kondisi kampung yang jauh dari kata layak membuat kampung ini menjadi kurang nyaman baik untuk pengunjung karena kondisi gang yang sempit, bau dan kumuh, dengan adanya jemuran ikan yang tidak memiliki tempat layak untuk melakukan penjemuran. Dalam studi ini kemudian dipilih gang yang digunakan sebagai studi kasus adalah Gang Cumpat.
Dalam kajian ini diangkat dua buah rumusan masalah yaitu bagaimana cara yang dapat dilakukan untuk mengatasi masalah sirkulasi gang yang sempit karena jemuran ikan di Kampung Nelayan Cumpat? Serta bagaimana solusi desain jemuran ikan yang layak agar dapat menunjang UBR dan fungsi gang yang multiguna di Kampung Nelayan Cumpat? Karena adanya aktivitas dalam gang yang multifungsi kemudian ditambah dengan peran gang sebagai UBR, maka teori yang digunakan adalah teori UBR dan teori fenomenologi yaitu taste of the stone dan space of memory and imagination. Metode penelitian yang dipakai adalah kualitatif dengan observasi, dokumentasi, wawancara, dan dianalisa secara deskriptif. Hasil penelitian adalah desain penjemuran ikan yang menggantung dan multiguna.


Keywords


Kampung, nelayan, Cumpat, UBR, fenomenologi, jemuran, ikan, desain

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Jurnal telah terindeks oleh :