SARANA PENDUKUNG MUSEUM LAWANG SEWU SEMARANG

Erwin Rudrasono Rudrasono

Abstract


Proyek ini merupakan fasilitas yang memperkenalkan
tentang apa itu bangunan Lawang Sewu. Seperti yang
kita ketahui bersama, bangunan Lawang Sewu
merupakan bangunan cagar budaya yang sudah berdiri
sejak tahun 1904 dan selesai pada tahun 1907.
Bangunan Lawang Sewu ini dulu merupakan bangunan
perkantoran dari Nederland-Insche Spoorweg
Maatschappij (NIS), banyak dari kita baik warga kota
Semarang dan wisatawan kurang begitu mengerti
bahkan tidak tahu tentang sejarah sesungguhnya dari
bangunan Lawang Sewu. Sarana pendukung bangunan
museum Lawang Sewu Semarang akan menjadi
menjadi salah satu bangunan pendukung yang
menjelaskan tentang sejarah dari bangunan Lawang
Sewu, bagaimana perkembangannya dari tahun ke
tahun, dan bagimana perkembangan fungsi
bangunannya yang bersifat informatif dan edukasi.
Fasilitas ini akan dilengkapi dengan museum, galeri,
perpustakaan, komunitas plasa, auditorium, dan cafe.
Pendekatan simbolik diterapkan untuk menjawab
permasalahan desain, yaitu bagaimana merancang
sebuah fasilitas yang mengekspresikan sejarah dari
bangunan Lawang Sewu, serta mewadahi banyaknya
informasi tentang sejarah perkembangan bangunan
cagar budaya tersebut. Sedangkan konsep
perancangan yang diaplikasikan adalah beautifultragedy,
dan didukung oleh pendalaman karakter ruang
untuk menciptakan kesan ruang dari sejarah bangunan
Lawang Sewu.


Keywords


Bangunan Pendukung, Sejarah, Semarang, Simbolik

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Jurnal telah terindeks oleh :