Fasilitas Pelatihan Industri Kreatif Kerajinan Kayu di Surabaya

Jonathan Richard

Abstract


Fasilitas Pelatihan Industri Kreatif Kerajinan Kayu
di Surabaya merupakan fasilitas pelatihan terpadu
yang dikelola sebagai wadah inkubator ide kreatif dan
peningkatan keterampilan pengolahan kerajinan kayu
serta sebagai tempat berkumpulnya para pengrajin
dan jejaring bisnis industri kreatif kayu. Latar
belakang dari fasilitas ini adalah tingginya potensi
pengrajin dan bisnis industri kreatif kerajinan kayu di
Indonesia untuk memanfaatkan material kayu, baik
mentah maupun daur ulang yang terus meningkat
sehingga diharapkan adanya upaya percepatan yang
terstruktur dengan lebih baik.
Fasilitas ini terbagi menjadi 3 zona utama yaitu
zona edukasi zona pelatihan dan retail. Zona edukasi
difasilitasi dengan wood gallery, reference area dan
ballroom; zona pelatihan difasilitasi dengan
workshop area, rent office dan open working space,
dan Zona retail sebagai area fleksibel yang
mendukung kegiatan pelatihan. Pendekatan desain
yang dipilih adalah pendekatan perilaku. Pendekatan
tersebut dipilih berdasarkan kesadaran akan
perbedaan perilaku generasi millenial dalam
mendalami dan mempelajari suatu hal baru. Secara
umum cara pembelajaran generasi milenial terbagi
atas dua, yaitu pembelajaran dengan mencoba dan
pembelajaran dengan mencontoh. Dari semua
pendasaran desain didapati perlunya
mempertimbangkan kenyamanan pengguna didalam
ruang pada aspek pencahayaan, alur dan panas pada
bangunan. Fasilitas juga perlu menggunakan
penghawaan alami dalam mengatur kenyamanan
area. Konsep dari desain adalah “Generator inovasi”,
yang mendasari pembentukan bentuk dan ruang serta
ruang luar dan ruang dalam, untuk mendukung
millenial dalam mencari ide dan mempelajari
keterampilan kerajinan kayu yang berdasarkan pada
tingkah laku dan metode belajar.


Keywords


Pelatihan, kerajinan kayu, pola pembelajaran, generator inovasi, industri kreatif

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Jurnal telah terindeks oleh :