Hotel Resor di Madura

Venysia Wardoyo

Abstract


Pantai merupakan salah satu objek wisata
yang dikunjungi banyak orang untuk mencari
hiburan dan menenangkan pikiran. Kebersihan dan
kelestarian pantai harus dijaga, karena
keindahannya bukan hanya dari apa yang terlihat,
namun juga dari keseimbangan alamnya. Objek
wisata Pantai Lombang merupakan salah satu
tempat yang banyak dikunjungi para wisatawan
dan kalangan masyarakat Madura, khususnya
daerah sumenep. Pantai ini memiliki hamparan
pasir yang bersih dan luas. Air laut pun tenang
sehingga tidak berbahaya bagi wisatawan yang
ingin bermain di pantai. Pantai Lombang ini juga
memiliki hamparan pohon cemara udang yang
menjadi ciri khas daerah Sumenep ini. Sehingga,
kekayaan alamnya dapat kita rasakan di pantai ini.
Namun, sayangnya pantai ini kurang mendapat
perhatian dari pemerintah terhadap fasilitas dan
akses pencapaian menuju lokasinya. Sehingga, hal
ini membuat wisatawan kurang nyaman untuk
berada di Pantai Lombang tersebut.
Hasil rancangan hotel resor di Pantai
Lombang ini berupa cottage-cottage yang
disesuaikan dengan transformasi bentuk dan
transformasi massa arsitektur lokal milik Madura
yaitu hunian “Tanean Lanjang”. Pendekatan yang
digunakan yaitu pendekatan Vernakular. Di
dalamnya terdapat 3 macam hal yaitu modifikasi,
interpretasi ulang, dan inovasi. Interpretasi ulang
lah yang dipilih untuk diterapkan ke dalam desain.
Metode yang digunakan dalam
perancangan Hotel Resor di Madura ini adalah
dengan melakukan observasi ke lapangan,
wawancara masyarakat sekitar, dan mengambil
foto lokasi. Observasi lapangan menjadi hal yang
penting untuk mendesain hotel resor ini, karena
perlu diketahui kondisi pantai dan sekitarnya.
Pemikiran konsep dalam desain Hotel Resor di
Madura ini merupakan konsep transformasi dari
hunian “Tanean Lanjang” tersebut.


Keywords


Pantai, Resor, Sumenep, Madura

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Jurnal telah terindeks oleh :