PENGARUH MARKETING CAMPAIGN 12.12 TERHADAP PURCHASE INTENTION DENGAN BUZZ MARKETING SEBAGAI VARIABEL MODERATING PADA SHOPEE INDONESIA

Rachel Trifena

Abstract


Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh dari Marketing Campaign terhadap Purchase Intention Gojek Indonesia di Surabaya dengan Buzz Marketing sebagai variabel Moderating. Penelitian ini bersifat konklusif dan diklasifikasikan dalam jenis riset kausal dengan menggunakan survei online menggunakan instrumen kuesioner dengan total 100 responden. Responden adalah masyarakat yang berusia 15-35 tahun, baik laki-laki dan perempuan, dan pernah melihat kampanye Shopee pada media sosial setidaknya sekali. Data diolah menggunakan pendekatan persamaan model struktural dengan teknik Partial Least Square untuk analisa deskriptif parsial. Analisis data menunjukkan bukti kuat untuk mendukung keseluruhan hipotesa penelitian terhadap fenomena Marketing Campaign SHOPEE 12.12 SALE

Keywords


marketing campaign;buzz marketing;purchase Intention;marketing mix

References


Abdillah, W., & Hartono. (2015). Partial Least Square (PLS). Andi.

Abdullah, T. (2003). Manajemen Pemasaran. PT. Rajawali pers.

Akhter, S., Rizwan, M., Shujaat, S., & Durrani, Z. (2014). the impact of retail shoes sales promotioal activities on ladies’ purchase intention. Journal of Public Administration and Governance, 4(no 2).

Anggarwal, V. (2016). Influence of Cause related marketing campaigns on consumers’ purchase intention: An empirical study in India. International Journal of Management and Social Science, 4.6.

Arikunto, S. (1988). Pengelolaan Kelas dan Siswa. CV Rajawali.

Bening, B. (2019). Pengaruh Content Marketing pada Viral Marketing dan Customer Engagement Pengguna Tokopedia di Yogyakarta. Skripsi Respositari, I, 1–177. https://repository.usd.ac.id/8332/1/121414071_full.pdf

Ferdinand, A. (2002). Pengembangan Minat Beli Merek Ekstensi. badan penerbit Universitas diponegoro.

Ghozali, I. (2006). Aplikasi Analisis Multivariate dengan Program SPSS (4th ed.). badan penerbit Universitas diponegoro.

Ghozali, I., & Latan, H. (2014). Partial Least Squares : Konsep, Teknik dan Aplikasi Menggunakan Program SmartPLS3.0 (kedua). Universitas Diponegoro.

Hartono, J. (2007). Metode penelitian bisnis: salah kaprah dan pengalaman-pengalaman (2007th ed.). BPFE.

Hasan, M. I. (2002). Pokok-pokok Materi Metodologi Penelitian dan Aplikasinya. Ghalia Indonesia.

Kotler, philip, & Roberto. (1989). Social Marketing: Strategies for Changing Public Behavior.

Kotler, & Keller. (2007). prinsip - prinsip pemasaran (12th ed.). p.t. indeks, jakarta.

Kotler, & Keller. (2009). manajemen pemasaran (edisi ke 1). erlangga.

Kotler, P., & Armstrong. (2008). prinsip prinsip pemasaran (12th ed.).

Kotler, P., & Lee, N. (2008). influencing behaviors for good.

Lavebvre, R. C. (2011). An integrative model for social marketing. In journal of social marketing (Vol. 1). Emerald Group.

Lee, N. R., L, M., Rotshchild, & Smith, B. (2011). Social Marketing Influencing Behaviors for Good.

Lemeshow, S., & David, J. (1997). Besar Sampel dalam Penelitian Kesehatan (terjemahan). Gadjah Mada University Press.

Malhotra, N. . (2009). Riset pemasaran (4th ed.). PT. indeks.

Marketeers. (2015). Marketeers. https://marketeers.com/mengenal-konsep-5a-par-dan-bar/

Mohr. (2017). managing buzz marketing in the digital age. Journal of Marketing Development and Competitiveness, 11, 10–16.

Nielsen. (2015). Rekomendasi Word of Mouth masih menjadi iklan paling dipercaya oleh konsumen Asia Tenggara. https://www.nielsen.com/id/en/press-releases/2015/rekomendasi-word-of-mouth-masih-menjadi-iklan-paling-dipercaya-oleh-konsumen-asia-tenggara/

Rizky, M. ., & Yasin, H. (2014). Pengaruh Promosi dna Harga Terhadap Minat Beli Perumahan Obama PT. Nailah Adi Kurnia Sei Mencirim Medan. Manajemen & Bisnis, 14(2), 135–143.

Sernovitz, A. (2009). word of mouth marketing: how smart companies get people talking (revised ed). kaplan publishing.

Setianti, Y. (2007). kampanye dalam merubah sikap khalayak.

Sugiyono. (2010). metode penelitian pendidikan pendekatan kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Alfabeta.

Sugiyono. (2013). Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatif dan R&D. Alfabeta.

Venus, A. (2009). Manajemen Kampanye Panduan Teoritis dan Praktis dalam Mengefektifkan Kampanye Komunikasi Pengantar Jalaludin Rakhmat. simbiosa rekatama media.

Wulandari, S. (2019). PENGARUH KAMPANYE KOMUNIKASI PADA GERAKAN “BOGOH KA BOGOR” TERHADAP PERUBAHAN SIKAP MASYARAKAT (Studi Kasus KECAMATAN BOGOR TENGAH). Komunikasi, 1(2), 16.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.