KAJIAN FAKTOR-FAKTOR INSTITUSIONAL DI SENTRA PEMBERDAYAAN EKONOMI PEREMPUAN: STUDI KASUS PADA UMKM KAMPUNG KUE RUNGKUT LOR, SURABAYA

Jessica Widjaja

Abstract


Tujuan dari penelitian ini adalah mengidentifikasi faktor-faktor institusional yang terdapat di Kampung Kue, Surabaya Timur. Dalam penelitian ini faktor institusional dibagi menjadi 3 bagian yaitu regulative pillar, normative pillar, dan cultural-cognitive pillar. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan melakukan wawancara dan observasi sebagai teknik pengumpulan data. Teknik penentuan infroman menggunakan nonprobability sampling yaitu snowball sampling. Pengujian keabsahan data dilakukan dengan menggunakan triangulasi sumber dan teknik. Berdasarkan hasil penelitian atas 3 pilar faktor-faktor institusional, diketahui bahwa: pertama, faktor regulatif yaitu fasilitas yang diberikan pemerintah, ketersedian energi, dan peran paguyuban telah berjalan dengan baik. Di lain pihak, akses terhadap air bersih serta pengetahuan pelaku UMKM tentang perpajakan masih belum berjalan dengan baik. Kedua, faktor normatif yang berjalan di Kampung Kue, yaitu dukungan keluarga serta kepercayaan dan kerja sama yang dibangun di antara sesama pelaku UMKM dan karyawan sudah berjalan baik. Ketiga, faktor kognitif yaitu kebebasan sudah berjalan baik. Tetapi untuk faktor kognitif yang berkaitan dengan pengambilan resiko dan komitmen masih belum berjalan dengan baik di Kampung Kue.

Keywords


Faktor institusional, paguyuban, UMKM

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.