Brand Awareness Masyarakat Surabaya Terhadap Brand Baru Kana Furniture

Vionita Septiana Gunawan, Felicia Goenawan, Vita Monica

Abstract


Kana Furniture merupakan sebuah brand baru hasil dari rebranding yang dilakukan oleh Thema Home. Sebagai brand baru, peneliti tertarik untuk meneliti tingkat Brand Awareness. Kana Furniture telah mengkomunikasikan mengenai brand barunya yang meliputi kelima Brand Elements yang terdiri dari Brand Name, URL, Logo&Symbol, Slogan dan Packaging melalui media komunikasi yang dianggap efektif, yaitu media sosial Instagram. Brand Awareness merupakan aset yang tahan lama dan berkelanjutan, maka penelitian ini dilakukan untuk mengetahui tingkat Brand Awareness masyarakat Surabaya terhadap brand baru Kana Furniture yang diukur dari kesadaran masyarakat terhadap kelima Brand Elements. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif deskriptif dengan metode survei. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat Brand Awareness masyarakat Surabaya terhadap brand baru Kana Furniture ada pada tingkat Brand Recall.


Keywords


Brand Awareness, Brand, Kana Furniture, Marketing Communications, Brand Elements

Full Text:

PDF

References


Aaker, D.A. 1991. Managing Brand Equity. New York: Free Press. _________. 2010. Building Strong Brands. New York: Pocket Books.

Abadi, S. 1994. Marketing Public Relations Upaya Memenangkan Persaingan. Jakarta: Lembaga Management Feui.

Aditya, R. 2015. Pengaruh Media Sosial Instagram Terhadap Minat Fotografi Pada Komunitas Fotografi Pekanbaru. Pekanbaru: JomFISIP volume 2.

Alifahmi, H. 2008. Marketing Communication Orchestra. Bandung: Examedia Publishing

Abadi, S. (1994). Marketing Public Relations Upaya Memenangkan Persaingan. Jakarta:

Lembaga Management Feui.

Alifahmi, H. (2008). Marketing Public Relations Orchestra. Bandung: Examedia Publishing.

Azwar, S. (2015). Sikap manusia: Teori dan pengukurannya. Yogyakarta: Pustaka Pelajar

Effendy, Onong U. (2003). Ilmu Teori dan Filsafat Komunikasi. Bandung: PT. Citra Aditya Bakti.

Duscan, T. (2002) Integrated Marketing Communication: Using Advertising and Promotion to Build Brands. New York: McGraw Hill.

Hankinson, P. & Lomax. W. 2006. The Effect of Rebranding Large UK Charities on Staff Knowledge, Attitude and Behaviour. International Journal of Nonprofit and Voluntary Sector Marketing, 11,193-211.

Heding, et al. (2009). Brand Management Research, Theory and Practice. New York: Routledge Industri Mebel Tumbuh 7 Persen. Retrieved Juli 19, 2019 from

http://www.kemenperin.go.id/artikel/5799/industri-mebel-tumbuh-7-persen/

Kasali, R (1994). Manajemenen Public Relations : Konsep dan Aplikasinya di Indonesia. Jakarta: Pustaka Utama Grafiti.

Kasali, R (1994). Manajemenen Public Relations. Jakarta: Pustaka Utama Grafiti.

Keller, K.L (2003). Strategic Brand Management, Second Edition, Prectice Hall.

Keller, K. L. (2008). Strategic brand management: Building, measuring, and managing brand equity. (3rd ed). New Jersey: Pearson Prentice Hall.

Kotler, P., Keller, K. L (2006). Marketing Management 12e. New Jersey: Pearson Education Kennedy, E. & Soemanegara, R. (2009). Marketing Communication: Taktik dan Strategi. Jakarta:

PT.Buana Ilmu Populer

Kemenko Perekonimian Mendukung Tumbuhnya Industri Mebel di Indonesia. Retrieved Juli

,2019 from http://www.ekon.go.id/

Lo, Jessica (2016) Sikap Masyarakat Surabaya Terhadap Brand Baru Surabaya Suites Hotel.

(S.I.Kom thesis). Universitas Kristen Petra.

Kotler, P.T., & Keller, K.L. (2006). Marketing management. (12th ed). New Jersey: Prentice Hall.

Kriyantono, R. (2006). Teknik praktis riset komunikasi. Jakarta: Prenada Media Group

Miller, K. (2005). Communication theories: Perspective, processes, and contexts. New York : Me

Graw Hill Companies. Inc.

Muzzelec, L., Doogan, M. & Lambkin, M. (2003). Corporate Rebranding – an Exploratory

Review.Irish Marketing Review. Vol.16 No.2.

Saverin, W.J. & Tankard, J.W. (2005). Teori Komunikasi: Sejarah, Metode & Terapan Di Dalam Media Massa, Jakarta: Prenada Media.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


TEMPLATE JURNAL E-KOMUNIKASI