Representasi Kekerasan dalam Foto-Foto di Buku Kumpulan Fotografi Jurnalistik “Unpublished”

Yeremia Tulude Ambat, Fanny Lesmana, Chory Angela Wijayanti

Abstract


Wartawan foto memiliki tugas untuk mencari berita melalui konten visual berupa foto. Dalam redaksional media cetak, tidak semua foto dapat terpublikasikan karena pertimbangan redaksi, salah satunya ialah kekerasan. Dalam penelitian ini, foto yang dianggap mengandung unsur-unsur kekerasan tidak dimuat pada Harian Kompas, tetapi dimuat pada media lain berupa buku kumpulan fotografi jurnalistik. Dalam penelitian ini, peneliti menggunakan pendekatan kualitatif dan menggunakan metode analisis semiotika untuk membahas mengenai sistem tanda dan lambang dan bagaimana penerapannya.

                   Dalam buku Unpublished terbitan dari Kompas, kekerasan berlangsung dalam satu sistem pemerintahan. Kekerasan yang tergambarkan dalam buku ini tidak hanya menggambarkan kekerasan secara langsung/fisik, tetapi juga kekerasan tidak langsung/psikologis.  Kekerasan tersebut terdapat pada peristiwa yang bertalian dengan ekonomi, bencana, infrastruktur, pendidikan. Kekerasan juga turut tergambarkan baik fisik maupun psikologis dalam suatu ritual/adat istiadat.

                  Kekerasan tergambarkan dalam foto-foto di buku Unpublished berhubungan dengan kondisi yang ada di tengah-tengah masyarakat. Hal ini memiliki keterkaitan pada media yang menerbitkan buku Unpublished sendiri. Kompas menjadi media yang tidak hanya melakukan pemberitaan dengan mengedepankan sensasi pada sebuah berita, tetapi juga bagaimana media memberitakan peristiwa yang menyalurkan suara masyarakat/mengedepankan kepentingan publik.


Keywords


Fotografi Jurnalistik, Representasi, Kekerasan, Buku Kumpulan Fotografi Jurnalistik Unpublished

Full Text:

PDF

References


Abdulsalam, H. (2018, January 28). Mengeksploitasi Asmat: Hutan, Budaya, dan Akhirnya Gizi Buruk. Retrieved April, 29 2019, from https://tirto.id/

Archambault, M. (2015, September 22). 8 Camera Shots and Angles From Cinema That Can Help Improve Your Photos. Retrieved May, 10 2019, from https://petapixel.com

Artis, A.Q. (2014). The Shut Up and Shoot Documentary Guide. Burlington: Focal Press

Hall, S. (2013). Representation 2nd Edition. Los Angeles: Saga Publication Ltd.

Harian Kompas. (2014). Unpublished. Jakarta: Kompas

Hendarti dan Herudjati Purwoko. (2008). Aneka Sifat Kekerasan Fisik, Simbolik, Birokratik, & Struktural. Jakarta: PT. Indeks.

Ilonka, Maathuis. (2010). How Camera Angles Influence People’s Opinions about Objects. Enschede: University of Twente

Kriyantono, R. (2008). Teknik Praktis Riset Komunikasi: Disertai Contoh Praktis Riset Media, Public Relations, Advertising, Komunikasi Organisasi, Komunikasi Pemasaran. Jakarta: Kencana Prenada Media Group.

Lifebuoy Website. (n.d.). Wajib Tahu! 7 Penyakit yang Disebabkan oleh Pencemaran Lingkungan. Retrieved May, 15 2019, from https://www.lifebuoy.co.id/

Linggasari, D. (2004). Yang perkasa yang tertindas: potret hidup perempuan Asmat. Yogyakarta: Bigraf

Mcgoldrick, A., Lynch, J. (2001). Jurnalisme Damai: Bagaimana Melakukannya?. Jakarta: Lembaga Studi Pers dan Pembangunan

Pavlik, J. V. (2004). Converging Media: an Introduction to Mass Communication. Boston, MA: Allyn and Bacon

Ritonga, A. (2010, April 14). Makam Mbah Priok & Cerita Mistis Satpol PP. Retrieved May, 7 2019, from www.viva.co.id

Sobur, A. (2004). Analisis Teks Media Suatu Pengantar untuk Analisis Wacana, Analisis Semiotik, dan Analisis Framing. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.

Sugiarto, A. (2005). Paparazzi: Memahami Fotografi Kewartawanan. Jakarta: PT Gramedia Pustaka Utama

Tempo Website. (2010, April 15). Ini Korban dan Kerusakan Kerusuhan Makam Mbah Priok. Retrieved April, 19 2019, from https://metro.tempo.co

Wijaya, T. (2014). Foto Jurnalistik. Jakarta: PT Gramedia.

Windhu, M.I. (2000). “Dimensi Kekerasan, Tinjauan Teoritis atas Fenomena Kekerasan.”Melawan Kekerasan Tanpa Kekerasan. Editor Syaiful Arifin, et al. Yogyakarta: Pustaka Pelajar Offset

Windhu, M.I. (1992). Kekuasaan dan kekerasan menurut Johan Galtung Cet 1. Yogyakarta: Kanisius


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


TEMPLATE JURNAL E-KOMUNIKASI