Sikap Pengunjung Mengenai Servicescape Starbucks Reserve Dewata

Lisa Almasih, Amelia Sidik, Felicia Goenawan

Abstract


Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui sikap pengunjung pada servicescape Starbucks Reserve Dewata. Servicescape merupakan fasilitas dalam pemasaran yang didesain untuk kebutuhan tamu dan memuaskan tamu, di mana desain fasilitas fisik akan memberikan dampak positif terhadap konsumen. Servicescape terbagi menjadi 3 dimensi, yaitu ambient conditions; spatial layout &  functionally; signs, symbols, and artifacts. Strabucks Reserve Dewata merancang suatu strategi pemasaran jasa melalui servicescape yang digunakan sebagai fasilitator dalam kegiatan transaksi jasa sekaligus mengkomunikasikan nilai perusahaan kepada pengunjung. Dengan demikian, penelitian ini dilakukan untuk melihat sejauh mana nilai Strabucks Reserve Dewata dapat terkomunikasikan kepada pengunjung sepenuhnya melalui media servicescape sehingga terjadi perubahan sikap. Jenis penelitian yang digunakan yaitu kuantitatif deskriptif dan menggunakan metode penelitian survei. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dimensi ambient conditions memperoleh nilai tertinggi pada sikap kognitif dan sikap afektif, sementara dimensi spatial layout & functionally memperoleh nilai tertinggi pada sikap konatif.


Keywords


Sikap, Pengunjung, Servicescape, Starbucks Reserve Dewata

Full Text:

PDF

References


Azwar, S. (2005). Sikap Manusia: Teori dan Pengukurannya. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Bitner, Marry, Jo. (1992). Journal of Marketing. Servicescape: The Impact Of Physical Surrounding On Customer and Employees. 56 (2), (pp. 57-71).

Bungin, Burhan. (2001). Metodelogi Penelitian Kualitatif dan Kuantitatif. Jakarta: PT Raja. Grapindo Persada.

Effendy, Onong Uchjana. (2003). Ilmu, Teori dan Filsafat Komunikasi. Bandung: Citra Aditya Bakti.

Fitzsimmons, J. & Fitzsimmons, M. (2011). Operation, Strategy and Information Technology. New York: McGraw-Hill Higher Education.

Kim, W. G., & Moon, Y. J. (2009). International Journal of Hospitality Management. Customers’ Cognitive, Emotional And Actionable Response to the Servicescape: A Test Of The Moderating Effect Of The Restaurant Type. 28(1), (pp. 144-156).

Kotler, Philip. (2004). Manajemen Pemasaran. Vol 2. Drs. Benyamin Molan, trans. PT Indeks Kelompok Gramedia.

Kriyantono, Rachmat. (2006). Teknik Praktis Riset Komunikasi. Jakarta: Kencana.

Liu, Y., & Jang, S. (2009). International Journal of Hospitality Management. Perceptions of Chinese Restaurants in the U.S.: What Affects Customer Satisfaction and Behavioral Intentions?

Lovelock, C. & Wirtz, J. (2011). Services Marketing-People, Technology, and Strategy 7th edition., New Jersey: Pearson Prentice Hall.

Malhotra. (2005). Riset Penelitian. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.

Nariswari, Rita. (2018). Karakter Wisatawan Milenial: Suka Eksplor dan Mementingkan Konten. Retrieved June 16, 2019, from https://travel.tempo.co/read/1104835/karakter-wisatawan-milenial-suka-eksplor-dan-mementingkan-konten/full&view=ok

Notoatmodjo, S. (2003). Pendidikan Perilaku dan Kesehatan. Jakarta: Rineka Cipta.

Peter, Olson. (2005). Consumer Behaviour and Marketing Strategy. New York: Mc. Graw Hill.

Soehoet, Hoetta. (2003). Teori Komunikasi 2. Jakarta: Yayasan Kampus Tercinta IISIP.

Wisnubrata. (2019). Starbucks Coffe Sanctuary, Mengapa Memilih Bali? Retrieved May 1, 2019, from https://lifestyle.kompas.com/read/2019/01/17/182603520/starbucks-coffe-sanctuary-mengapa-memilih-bali?page=all


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


TEMPLATE JURNAL E-KOMUNIKASI