PERANCANGAN FILM DOKUMENTER PEMELIHARA ALAM DAN BUDAYA MALUKU

Hristo Evangelisto Karuna, Maria Nala Damajanti, Deddi Duto Hartanto

Abstract


Film dokumenter Kewang adalah upaya memperkenalkan Lembaga Masyarakat Adat Maluku yakni Kewang beserta peranannya dalam upaya pemeliharaan alam dan budaya di Maluku, dengan kearifan lokal di Maluku yakni Sasi, khususnya Sasi Lompa desa Haruku, Maluku Tengah. Kisah yang diangkat merupakan kisah yang dituturkan langsung oleh narasumber utama yang bertugas sebagai Kepala Kewang di desa Haruku, Maluku Tengah. Dimulai dari kisah perjalanan awal mengenal Kewang sampai dengan perjuangannya dalam menjaga kelestarian alam dan budaya Maluku. Film ini dibuat dengan tujuan ingin mengajak masyarakat untuk sama-sama ikut berpartisipasi dalam pelestarian alam dan budaya, khususnya di Maluku.

                                                                         

The Design of Documentary Movie "Kewang, A Maluku's Nature and Cultural Caretaker"

 

This Kewang documentary film, is an effort to introduce the Maluku Indigenous Community Institution namely Kewang and its role in preserving nature and culture in Maluku, with local wisdom in Maluku namely Sasi, especially Sasi Lompa Haruku village, Central Maluku. The movie based on stories told directly by the main resource person who served as Head of Kewang in Haruku village, Central Maluku. The story started from his first time learning about Kewang to his struggle in preserving the natural and cultural preservation of Maluku. This movie is aimed to invite the public to participate in the preservation of nature and culture, especially in Maluku.

 


Keywords


Film, Dokumenter, Kewang, Sasi, Budaya, Alam, Maluku, Sejarah, Film, Documentary, Kewang, Sasi, Culture, Nature, Maluku, History.

Full Text:

PDF

References


Eliza, Kissya, (1993), Sasi Aman Haru-Ukui,, Jakarta: Yayasan Sejati

Republik Indonesia, (2009) UU No.32 Tahun 2009 tentang Perlindungan Dan Pengelolaan Lingkungan

Yusuf, (2018, 5, Nov) Kampanye Tagar ‘Sagu Identitas Kami’ Lawan Perampasan Lahan Sagu di Maluku, Retrieved from;

https://kumparan.com/ambonnesia/kampanye-tagar-sagu-identitas-kami-lawan-perampasan-lahan-sagu-di-maluku-1541422939348882871

Halim, S, (2017, Jan). Buku Film Dokumenter, Retrieved from;

https://www.researchgate.net/publication/320146647_Semiotika_Dokumenter_Membongkar_Dekonstruksi_Mitos_dalam_Media_DokumenterMusfiqon 2012, Pengembangan Media Belajar Dan Sumber Belajar

World Wide Fund For Nature, (2019), Kalimantan Bakal Kehilangan Hutan 75% Pada 2020, Retrieved from; https://www.dw.com/id/wwf-kalimantan-bakal-kehilangan-75-persen-hutan-pada-2020/a-39124270

John, Nikita, S, (2012, Nov, 12), Penambang Emas Rambah Pulau Haruku,

Retrieved from;

https://ambon.antranews.com/berita/18995/

penambang-emas-rambah-pulau-haruku

Dicki, Dwiaji, Himawan, (2019) 5 Tahap Produksi Film, Retrieved from; https://studioantelope.com/tahap-produksi-film/

Musfiqon, (2012), Pengembangan Media Belajar Dan Sumber Belajar, Jakarta : Pustakarya

Nurul, M, (2018) Directing film techniques and aesthetics, UK: Focal Press.

Bordwell, D., & Thompson, K. (2001). Film art an introduction. New York : McGraw Hill.

Muslimin, N. (2018). Bikin film yuk. Yogyakarta: Araska.

Rabige, M. (2013). Directing film techniques and aesthetics. UK: Focal Press.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.