Perancangan Media Komunikasi Visual Batik Dolly Sebagai Penggunaan Daily Basis

Elvi Joenattan, Petrus Gogor Bangsa, Mendy Hosana Malkisedek

Abstract


Batik merupakan salah satu warisan budaya di Indonesia dan memiliki keanekaragaman motif yang dapat mencerminkan ciri khas, sejarah, dan karakteristik dari masing-masing daerah. Salah satunya adalah batik dari Surabaya, batik Dolly atau yang dikenal juga dengan batik Putat Jaya. Namun batik Dolly sendiri kurang dikenal oleh masyarakat khususnya Surabaya dan produk dari batik Dolly jarang digunakan dalam kegiatan sehari-hari. Padahal produk batik bisa digunakan untuk kegiatan sehari-hari.
Untuk menjawab permasalahan di atas, maka dibuatlah perancangan media komunikasi visual batik Dolly sebagai penggunaan daily basis. Perancangan ini bertujuan untuk mengubah pandangan terhadap batik dan produk batik sehingga mulai digunakan untuk kegiatan sehari-hari. Penelitian menggunakan metode survei dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, kajian pustaka, dan dengan menggunakan pendekatan 5W+1H.


Keywords


Batik, Rumah Batik Putat Jaya, promosi, produk

Full Text:

PDF

References


Abrahams, D. (2008). Brand risk : Adding risk literacy to brand management . England : Gower Publishing Limited.

Clifton, Rita., et al. (2003). Brands and branding. London, UK: Profile Books Ltd.

Commeta. (2016, September 14). Manfaat melakukan promosi pada bisnis. Retrieved March 6, 2019 from http://commeta.co.id/manfaat-melakukan-promosi-pada-bisnis/

Kamus Besar Bahasa Indonesia. (2012). Motif. Retrieved March 8, 2019 from https://kbbi.web.id/motif

Kotler, P., Armstrong, G. (1997). Dasar – dasar pemasaran (Ed. 7). (Alexander Sindoro, Trans.). Jakarta : Prenhallindo.

Kotler, P., Armstrong, G. (2001). Prinsip-prinsip pemasaran (Ed. 8). (Damos Sihombing, Trans.). Jakarta : Erlangga.

Kotler, P., Keller, K. L. (2007). Manajemen pemasaran (Ed. 12). (Benyamin Molan, Trans.). Jakarta : PT. Indeks.

Malau, H. (2017). Manajemen pemasaran : teori dan aplikasi pemasaran era tradisional sampai era modernisasi global. Bandung : Alfabeta.

Musman, A. & Arini, A. B. (2011). Batik: Warisan adiluhung nusantara. Yogyakarta, Indonesia: Andi.

Permata, T. J. (2017, November 28). Batik Dolly makin terkenal, motif jarak dan kupu-kupu jadi ciri khas. Harian Pagi Surya. Retrieved March 23, 2018 from http://surabaya.tribunnews.com

Putri, D. (2013, December 13). Memahami elemen-elemen desain. Retrieved from March 8, 2019 from https://idseducation.com/articles/memahami-elemen-elemen-dalam-desain/

Rangkuti, F. (2002). The power of brands. Jakarta : PT Gramedia Pustaka Utama.

Sanyoto, S. E. (2009). Nirmana : dasar-dasar seni dan desain. Yogyakarta : Jalasutra.

Setiyaningrum, A., Udaya, J., & Efendi. (2015). Prinsip-prinsip pemasaran. Yogyakarta : Andy.

Stanton, W. J. (1985). Prinsip pemasaran (7th ed). (Yohanes Lamarto, Trans.). Jakarta: Erlangga.

Sugiyama, Andree. (2018, August 13). AISAS model. Retrieved April 15, 2019 from http://bbs.binus.ac.id/international-marketing/2018/08/aisas-model/

Supingah, I. (2013, October 2). Batik ditetapkan UNESCO sebagai warisan budaya Indonesia. Suara Surabaya. Retrieved October 13, 2018 from http://www.suarasurabaya.net

Supriyono, R. (2010). Desain Komunikasi Visual : Teori dan Aplikasi (Ed. 1). Yogyakarta : Andi.

Tjiptono, F. (2005). Brand management & strategy (Ed. 1). Yogyakarta : Andy.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.