Perancangan Kampanye Untuk Menanamkan Kebiasaan Merapikan Barang Pada Anak Umur 3-5 Tahun

Stefani Thejapuspita, Deddi Duto Hartanto Duto Hartanto Hartanto, Merry Sylvia

Abstract


Anak di zaman sekarang menganggap proses membereskan mainan adalah kegiatan yang tidak menarik, sehingga mereka malas dan mudah terdistraksi oleh aktivitas lain. Adapun masalah ini semakin susah diatasi karena kebanyakan dari orang tua belum mempunyai metode membereskan yang benar, begitu pula dengan kurangnya metode khusus untuk mengajari anak mereka, sehingga dibutuhkan sebuah solusi berupa kampanye dan produk yang dapat memudahkan orang tua untuk mengajarkan anak mereka cara membereskan mainan mereka sendiri. Penulis berharap dengan adanya perancangan ini, anak-anak dan orang tua dapat belajar mengenal tentang metode membereskan mainan yang benar.  Sehingga, orang tua yang dapat mengajarkan anak untuk bertanggung jawab atas barang-barangnya.


Keywords


Kampanye, Mainan, Membereskan, Orang Tua, Anak

Full Text:

PDF

References


Arjanto, L. P. (2014, September 05). Yuk, tanamkan kebiasaan baik pada anak. Retrieved from https://id.theasianparent.com/yuk-tanamkan-kebiasaan-baik-pada-anak

Cenadi, Christine Suharto. (1999). Elemen-elemen dalam desain komunikasi visual, Jurnal Nirmana. Vol 1. Jurusan Desain Komunikasi Visual. Fakultas Seni dan Desain. Univertas Kristen Petra.

Dauch, C., Imwalle, M., Ocasio, B., & Metz, A. E. (2018). The influence of the number of toys in the environment on toddlers' play. Infant Behavior and Development, Vol 50. doi:10.1016/j.infbeh.2017.11.005

"Desain Komunikasi Visual - Pengertian, Ruang Lingkup, dan Jenisnya." (2017, April 06). Retrieved from https://pakarkomunikasi.com/komunikasi-visual

Dhiva, A. A. (2017, September 15). Ciri-Ciri Perkembangan Akal, Fisik, dan Sosial Anak Umur 3 Tahun. Retrieved February 26, 2019, from https://www.parentingclub.co.id/smart-stories/ciriciri-perkembangan-akal-fisik-dan-sosial-anak-umur-3-tahun

Kasali, Rhenald. (1992). Manajemen periklanan konsep dan aplikasinya di Indonesia, Jakarta: Pustaka Utama Grafiti.

Kasilo, D. (2008). Komunikasi cinta: Menembus G-Spot konsumen. Jakarta: Kepustakaan Populer Gramedia.

Kenney, L., & Young, W. (2017). 50 Panduan Mengasuh Anak yang Sulit Diatur (Anggraine, K., Trans.). Jakarta: Bhuana Ilmu Populer.

Kondo, M. (2016). The life changing magic of tidying up (Indardini, R. Trans). Bandung: Mizan Media Utama.

Lauren, L. T., Tracey, Tamm, L., Sarah, Tamm, L., Cathy, . . . Annie. (2018, October 17). Boundaries, routines and early bedtimes: 13 habits that raise well-adjusted kids. Retrieved from https://themilitarywifeandmom.com/raise-well-adjusted-kid/

Moleong, L. J. (2005). Metodologi penelitian kualitatif, Bandung: Remaja Rosdakarya

Liliweri, A. (1992). Dasar-dasar komunikasi periklanan. Bandung: Citra Aditya Bakti.

"Pengertian Kampanye, Arti, Tujuan, Fungsi, dan Jenis-Jenis Kampanye." (2018, June 27). Retrieved from https://www.maxmanroe.com/vid/sosial/pengertian-kampanye.html

Sari, R. F. (2019, Februari 28). Pengertian Iklan Layanan Masyarakat Beserta Contohnya. Retrieved from https://www.idpengertian.com/pengertian-iklan-layanan-masyarakat/

Susanto, A.S. (1976). Filsafat komunikasi. Bandung: Bina Cipta.

Venus A. (2004). Manajemen kampanye panduan teoritis dan praktis dalam mengefektifkan kampanye komunikasi. Bandung:Simbiosa Rekatama Media.

Wittmer, D. S., & Petersen, S. H. (2018). Infant and toddler development and responsive program planning: A relationship-based approach. New York: Pearson.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.