Perancangan Kampanye Sosial "JAGOAN"

Joy Gloria Harendza

Abstract


Perilaku catcalling merupakan perilaku yang sudah ada di masyarakat Indonesia sejak dahulu, dan sudah dianggap hal yang biasa. Faktanya perilaku ini merugikan korbannya, jika dilihat di keadaan lapangan banyak masyarakat tidak mengetahui apa itu tindakan catcalling, bagaimana cara menghilangkannya dan apa saja yang tergolong hal yang boleh dan tidak boleh dilakukan saat diruang publik terbuka. Perlu adanya sebuah solusi kreatif yang mengajak generasi muda untuk menyuarakan pendapat dan memulai kebiasaan baru yang positif. Sasaran dari perancangan ini berlaku untuk semua masyarakat, karena semua orang dapat menjadi pelaku dan korban tanpa mereka sadari. Oleh karena itu dibutuhkan sebuah media yang mampu menyampaikan pesan kepada masyarakat bahwa akan lebih menyenangkan apabila kita dapat berinteraksi, namun dengan cara yang lebih baik dan sopan saat di ruang publik. Selain mengedukasi tentang catcalling, juga dapat mengajarkan bagaimana bertingkahlaku sopan saat diruang publik terbuka supaya tidak menjurus ke perilaku catcalling. Kampanye “JAGOAN” (Jangan Godain di Jalan) seluruh media yang akan dirancang memiliki konsep, berinteraksilah namun tetap bersikap sopan. Dengan cara membagikan edukasi tentang catcalling yang menggunakan bahasa sehari-hari dan juga menawarkan kebiasaan 4S (Senyum, Salam, Sapa, Sopan) untuk menghindari terjadinya perilaku catcalling.


Keywords


Perancangan, Kampanye Sosial, Godain, Catcalling, Jagoan, Godain di Jalan.

Full Text:

PDF

References


Anindito, B. (2014).Definisi Kampanye. Prezi. Retrived February 23, 2018, from https://prezi.com /jigpulc1rbit/definisi-kampanye.

Anonim.(n.d). Retrived Maret 17, 2018, from http://www.komnasperempuan.go.id/wpcontent/uploa ds/2013/12/Kekerasan-Seksual-Kenalidan- Tangani.pdf

Anonim. (2013). Bagaimana Menjerat Pelaku Pelecehan Seksual Secara Verbal?. Retrived Februari 5, 2018, from http://www.hukumonline. com/klinik/det ail/lt4fd56b697f5d4/bagaimana- menjerat-pelaku-pelecehan-seksual-secara-verbal

C.M. Lingga Purnama, Strategic Marketing Plan (Jakarta: PT Gramedia Pustaka Utama, 2002), hlm. 1.

Creswell, Ceridwyn. (n.d).Reaction to Objectification: Interviews on Emotions Regarding Catcalling, Retrived Februari 8, 2018, from https://sites.evergreen. edu/socialanimal/wpcontent/uploads/sites/172/2016/0 3/TheSocialAnimalCatcalling.pdf

Harahap, F. (2013). Lestarikan budaya asli Indonesia. Retrived Maret 18, 2018, from http://mantriwiraindonesia.blogspot.co.id/2013/12/lest arikan-budaya-asli-indonesia.html

Kaniadi. (2011). Dasar-Dasar Periklanan. Bandung : Politeknik Pos Indonesia.

Kriyantono, R.(2014) Sekilas Tentang Perencanaan Kampanye. Universitas Brawijaya Malang. Retrived March 2, 2016, from http://rachmatkriyantono. lecture.ub.ac.id/files/2014/0 9/SEKILAS-TENTANG- PERENCANAANKAMPANYE-baru.pdf.

Monalisa, Sesilia C. (2009). Wanita dan Ruang Publik. Skripsi Program Studi Arsitektur UI

MIT Chaplain to the Institute. (2015). The positive power of a smiple greeting. Retrived Maret 18, 2018, from http://mitchaplain.blogspot.co.id/2015/05/the- positive-power-of-simple-greeting.html

Margareth W. M. (1987). The Psychology of Women, Florida: Holt.

Mark Yantzi. (2009). Kekerasan Seksual dan Pemulihan : pemulihan bagi Korban, Pelaku

dan masyrakat (Sexual Offending and Restoration), Jakarta, Gunung Mulia. Hlm. 26. 9 Ivo Noviana, op. cit . hlm.19

Pengertian Iklan Layanan Masyarakat.(2015). Landasan Teori. Retrived February 23, 2016, from http://www.landasanteori.com/2015/10/pengertianikla n-layanan-masyarakat.html. 74 Universitas Kristen Petra

Rogers, E. M., & Storey J. D. (1987). Communication Campaign. In C. R. Berger, M.E. Roloff, & D.R. Roskos-Ewoldsen (Eds.). Handbook of Communication Science (p/pp). California:Sage.

The Daily Dot. (2016). Why Do Men Continue to Defend Catcalling. Retrived Februari 8, 2018, from https://www.dailydot.com/irl/men-defend-catcalling/

Tong, Rosemarie Putnam. Feminist Though: A More Comprehensive Introduction, Second Edition (Westview Press: Colorado, 1998)

Uyung Sulaksana, Integrated Marketing Communications dalam Teks dan Kasus

(Yogyakarta: Pustaka Pelajar, 2003), hlm. 90

Wanita Indonesia Dalam Belenggu Kekerasan, (n.d). Retrived November 27, 2017, from https://tirto.id/ wanita-indonesia-dalam-belenggu-kekerasan-bB1H diakses pada

Wanita dan Perempuan: Bagaimana pemahamannya kini?, (2011). Retrived Februari 5, 2018 http://serba sejarah.blogspot.co.id/2011/03/wanita-dan- perempuan-bagaimana.html

Worrel, J. & P. Remer, Feminist Perspectives in Therapy: An Empowerment Model for Women (New York: John Wiley & Sons, 1992).


Refbacks

  • There are currently no refbacks.