Dampak Kompetensi Guru Terhadap Prestasi Siswa Melalui Motivasi Belajar di SMA Kristen Petra 3 Surabaya (Studi Kasus Pada Mata Pelajaran Matematika dan Ekonomi)

Sutris Sutris

Abstract


Kualitas layanan sekolah kepada siswa merupakan faktor yang penting. Masalah kualitas layanan sering muncul ketika terjadi perbedaan persepsi antara pemberi jasa (sekolah) dan penerima jasa (siswa). Semua layanan yang diberikan oleh sekolah bertujuan untuk memperoleh prestasi yang baik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kualitas layanan kompetensi guru terhadap prestasi siswa melalui motivasi belajar. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa motivasi belajar pelajaran matematika dan ekonomi memiliki pengaruh yang signifikan terhadap prestasi belajar siswa. Pada pelajaran matematika pengaruh yang menonjol adalah kompetensi profesional sebesar 0.223, dan pada pelajaran ekonomi pengaruh yang menonjol adalah kompetensi sosial sebesar 0.353. Sedangkan kompetensi yang perlu ditingkatkan pada mata pelajaran matematika dan ekonomi adalah kompetensi pedagogik sebesar – 0,061 dan – 0,033. Jadi semua guru matematika dan ekonomi perlu meningkatkan kompetensi pedagogiknya dan mendorong agar kompetensi profesional serta kompetensi sosial terus dikembangkan.

 

Kata Kunci : Kompetensi guru, Prestasi siswa, Motivasi belajar, Matematika dan Ekonomi


Full Text:

PDF

References


Abouchedid, K., Nasser, R. (2010, July). Assuring Quality Service in Higher Education: Registration and Advising Attitudes in Private University in Lebanon. Emerald Insight. 10(4), 198-206.

Anwar, Moch. Idochi. 2004. Administrasi Pendidikan dan Manajemen Biaya Pendidikan. Bandung: Alfabeta

Arikunto, Suharsimi. 1998. Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktik. Jakarta : Rineka Cipta.

Azwar, Syaifuddin. 1996. Tes Prestasi; Fungsi dan Pengembangan Pengukuran Tes Prestasi Belajar. Pustaka Pelajar, Jakarta.

Bimo, S. 2011. Tutorial dan Jasa Olah Data Statistik. Retrieved Juni 6, 2014, from http://www.statistikolahdata.com/2011/12/partial-least-square.html

Campos, D F., Nobrega, K C. (2009, July). Importance and The Zone of Tolerance of Customer Expectations of Fast Food Services. The Flagship Research Journal of International Conference of the Production and Operations Management Society. 2(2), 56-71.

Clemes, M D., Gan, C., Kao, T H., Choong, M. (2008, July). Service Quality and Student Satisfaction; A Case study at Private Higher Educations. International Business Research. 1(3), 163-175.

Chatib, Munif. 2009. Sekolahnya Manusia. Bandung: Kaifa.

Chatib, Munif. 2011. Gurunya Manusia. Bandung: Kaifa.

Departemen Pendidikan Nasional. (2003). Standar Kompetensi Mata Pelajaran Ekonomi SMA & MA. Retrieved Mei 19, 2014, from http://sasterpadu. tripod.com/sas_store/Ekonomi.pdf

Djamarah, Syaiful Bakri, 1994. Prestasi Belajar Kompetensi Guru. Surabaya: PT. Usaha Nasional

Edvardsson, B. (2005, July). Guru’s View Service Quality: beyond cognitive assessment. Emerald Group Publishing Limited. 15(2), 127-131.

Friesen, S S., Karjalainen, T., Wedersky, L., Gonzales, D. (2010, October). Relationship Between Zones of Tolerance of Service Benefit and Helath Care Professional Retention: A Quantitative Research Study. Dissertation Publishing.

Hasan, H F A., Ilias, A., Rahman, R A., Razak, M Z A. (2008, July). Service Quality and Student Satisfaction; A Case study at Private Higher Educations. International Business Research. 1(3), 163-175.

Irawan, H. 2013. Senyum Pelanggan Indonesia. Retrieved Mei 22, 2014, from http://www.haripelanggan.com/articles/tangible.html#

Jusoh, A., Omain, S Z., Majid, N A., Som, H M., Shamsuddin, A S. (2004, July). Service Quality in Higher Education: Management Student’. Research Management Centre University of Technology Malaysia. 1(3), 163-175.

Kimani, S W., Kagira, E K., Kendi, L. (2011, February). Comparative Analysis of Business Students’ Perceptions of Service Quality Offered in Kenyan Universities. International Journal of Business Administration. 2(1), 98-112.

Kotler, Philip. 2002. Manajemen Pemasaran di Indonesia : Analisis, Perencanaan, Implementasi dan Pengendalian. Jakarta: Salemba Empat.

Mourad, M., Ennew, C., Kortam, W. (2010, July). Descriptive Evidence on the Role of Corporate Brands in Marketing Higher Education Services. Service Science. 2(3), 154-166.

Joni T. Raka. 1984. Pedoman Umum Alat Penilaian Kemampuan Guru. Jakarta: Dirjen Pendidikan Tinggi Depdikbud.

Nadiri, H., Mayboudi, S M A. (2010, April). Diagnosing University Students’ Zone of Tolerance from University Library Services. Malaysian Journal of Library & Information Science. 15(1), 1-21.

Nuraeni, Neyy. 2013. Pengertian Motivasi, Fungsi Serta Jenis-Jenis Motivasi Belajar.

Retrieved Mei 17, 2014, from http://neyynuraeni.blogspot.com/2013/ 02/pengertian-motivasi-fungsi-serta-jenis.html

Nyachya. 2011. Tujuan Pelajaran Matematika Tingkat SMA di Indonesia. Retrieved April 11, 2014, from http://nyachya.blogspot.com/2011/06/tujuan-pelajaran-matematika-tingkat-sma.html#ixzz30QLehStr

Ostroff, Wendy L. 2013. Memahami Cara Anak-anak Belajar. Jakarta: Indeks.

Ozdemir, H., Yalcinkaya, R. (2011, May). Zero Tolernce in Implementation of Gun-Free School Zones Act of 1995 in USA. International Police Executive Symposium. 32(3), 1-19.

Pabhicara, Khrisna. 2013. Rahasia Pembelajar Kreatif. Jakarta: Zaman.

Parasuraman, A., V.A. Zeithaml, dan L.L Berry. 1990. Five Imperatives for Im proving Service Quality. Sloan Management Review, 29-38.

Pius, A Partanto dan M. Dahlan Al Barry. 1994. Kamus Ilmiah Populer. Surabaya: Arkola.

Santawi, S. 2012. Pengertian Kurikulum Menurut Beberapa Ahli. Retrieved Mei 11, 2014, from http://gontor2007.blogspot.com/2012/06/pengertian-kuri kulum-menurut-para-ahli.html

Sardiman, A.M. 2004. Interaksi dan Motivasi Belajar Mengajar. Jakarta.Raja Grafindo Persada.

Setyawan, A. 2014. Menyusun Tinjauan Pustaka: Kerangka Teori dan Kerangka Konsep Penelitian. Retrieved Mei 17, 2014, from http://www.slideshare. net/adityasetyawan/tinjauan-pustaka-kerangka-teori-kerangka-konsep-penelitian

Soutar, G., McNeil, M. (1996, Desember). Measuring Service Quality in a Tertiary Institution. Journal Of Educational Administration. 34(1), 72-82.

Sudjana, Nana. 2005. Dasar-Dasar Proses Belajar Mengajar. Bandung: Sinar Baru Algesindo.

Sumaedi, S., Bakti, I G M Y., Metasari, N. (2011, July). The Effect of Student’ Perceived Service Quality and Perceived Price on Student Satisfaction. Management Science and Engineering. 5(1), 88-97.

Suryabrata, Sumadi. 2006. Psikologi Pendidikan. Jakarta: PT Raja Grafindo Persada.

Sutina, Oteng. 1993. Administrasi Pendidikan Dasar Teoritis Dan Praktis Profesional. Bandung: Angkasa

Tim Redaksi Fokusmedia. 2003. Undang-undang RI No. 20 Tahun 2003 tentang SISDIKDAS (sistem Pendidikan Nasional) 2003. Bandung: Fokusmedia.

Tips dan trik belajar Matematika SMA menjadi menyenangkan. Retrieved April 22, 2014, from http://www.anneahira.com/matematika-sma-24007.htm

Tjiptono, Fandy. 2007. Strategi Pemasaran. Edisi Pertama. Yogyakarta:Andi Ofset. Universitas Kristen Petra. 2012. Buku Pedoman Tata Tulis Tesis Magister Manajemen Fakultas Ekonomi.

Veerabhadrappa, H., Jayanna, S., Kokatnur, U. (2013, July). Relation Between Zone Of Tolerance anf Importance of Service Quality Attributes: An Empirical Study Commercial Banks. Asia Pacific Journa of Marketing & Management Review. 2(7), 92-106.

Wayan, I, AS. 2010. 8 Standar Nasional Pendidikan. Jakarta: Az-Zahro Book’s 8.

Wiyani, Novan Ardy. 2013. Manajemen Kelas. Yogyakarta: Ar-Ruzz.

Williams, Kaylene C. 2010. Five key ingredients for improving student motivation. Research in Higher Education Journal, 23. Retrieved Mei 16, 2014, From http://www.aabri.com/manuscripts/11834.pdf

Yamin, Martinis. 2007. Profesionalisme Guru dan Implementasi KTSP. Jakarta: Gaung Persada Press. 4 Kompetensi Guru Profesional. (n.d.). Retrieved April 19, 2014, From http:// koffieenco.blogspot.com/2013/07/4-kompetensi-guru-profesional.html


Refbacks

  • There are currently no refbacks.