PEMBERDAYAAN KEBIASAAN ANAK UNTUK PEDULI TERHADAP LINGKUNGAN MELALUI PEMBERIAN TONG SAMPAH DI KAWASAN EKS LOKALISASI DOLLY

Surya Hermawan, Nathaniel Evan Wijaya, David Trisno, William Putera Suryanto

Abstract


Kesenjangan  ekonomi  berpengaruh  pada  kurangnya  pendidikan  di Indonesia. Masyarakat dengan ekonomi lemah, tinggal di kawasan perkampungan padat penduduk di perkotaan untuk bekerja. Kampung Putat Jaya bekas lokalisasi Dolly  merupakan  salah  satu  perkampungan  padat  penduduk  di  Surabaya.  Di kawasan  ini  kesadaran  masyarakat  akan  kebersihan  lingkungan  masih  sangat minim.  Untuk  mengatasi  hal  ini,  perlu  adanya  edukasi  sejak  dini  mengenai pentingnya  membuang  sampah  pada  tempatnya.  Salah  satu  cara  yang  diterapkan adalah  pemberian  tempat  sampah  sebagai  tempat  penampungan  limbah  rumah tangga.  Metode  yang  digunakan  terbagi  dalam  tiga  tahap  yaitu,  tahap  pra- pelaksanaan,  pelaksanaan,  dan  pasca  pelaksanaan.  Pada  tahap  pra-pelaksanaan dilakukan survei lokasi, pada tahap pelaksanaan adalah pemberian tempat sampah disertai  kegiatan  menghias  tempat  sampah  tersebut,  dan  pada  tahap  pasca pelaksanaan dilakukan evaluasi kegiatan serta observasi. Tujuan dari program ini adalah  :  (1)  Memfasilitasi  masyarakat  dengan  tempat  sampah,  (2)  Memberikan edukasi  kepada  anak  kecil  akan  pentingnya  kebersihan  lingkungan,  dan  (3) Mengurangi pencemaran lingkungan. Hasil dari service learning ini adalah warga Putat  Jaya  terbiasa  membuang  sampah  pada  tempatnya  sehingga  mengurangi pencemaran lingkungan.

Full Text:

PDF

References


Wibowo I. Pola perilaku kebersihan: Studi psikologi lingkungan tentang penanggulangan sampah perkotaan. Jurnal Makara, Sosial Humaniora. 2009 Jul;13(1):37-47.

Budiyanto, H. Determinan Implementasi Program Pengelolaan Sampah Berbasis Masyarakat. Jurnal Unpad. 2010.

Wibowo, I., 2009, “Pola Perilaku Kebersihan: Studi Psikologi Lingkungan Tentang Penanggulangan Sampah Perkotaan”, Makara, Sosial Humaniora, 13 (1). Hal. 37-47.

Olowu, D., 2012, “Menace Of E-Wastes In Developing Countries: An Agenda For Legal And Policy Responses”, Law Environment and Development Journal, 8 (1), pp. 61-75.

Riswan, dkk., 2011, Pengelolaan Sampah Rumah Tangga Di Kecamatan Daha Selatan, Jurnal Kesehatan Lingkungan Vol.9, No.1, 31-39.

Aryenti, 2011, “ Peningkatan Peran serta Masyarakat Melalui Gerakan Menabung Pada Bank Sampah Di Kelurahan Babakan Surabaya, Kiaracondong Bandung”, Jurnal Permukiman, 6 (1), hal. 40-46.

Setyowati, R., Mulasari, S., 2013, “Pengetahuan dan Perilaku Ibu Rumah Tangga dalam Pengelolaan Sampah Plastik”, Jurnal Kesehatan Masyarakat Nasional, 7 (12), hal. 562-566.

Aryenti, 2011, “Peningkatan Partisipasi Masyarakat Dalam Pengelolaan Sampah Dengan Cara 3r (Reduce, Reuse, Recycle) Di Lingkungan Permukiman Ditinjau Dari Segi Sosial Ekonomi Masyarakat”, Jurnal Pemukiman, 6 (2), hal. 75-83.

Maulina, A., 2012, “Identifikasi Partisipasi Masyarakat Dalam Pemilahan Sampah Di Kecamatan Cimahi Utara Serta Faktor Yang Mempengaruhinya”, Jurnal Pembangunan Wilayah & Kota, 23 (2), hal. 177-196.

Adi, Isbandi Rukminto, 2003. Pemberdayaan, pengembangan masyarakat dan intervensi komunitas (pengantar pada pemikiran dan pendekatan praktis), Jakarta: Lembaga Penerbit FE UI.

Fahrudin, Adi. Ph.D. 2011. Pemberdayaan, Partisipasi, Dan Penguatan Kapasitas Masyarakat. Bandung: Buku Pendidikan –Anggota IKAPI.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


©All right reserved 2018. Petra Community Service